Senin, 26 Agustus 2013

SEMESTAKU :)

Ada saat - saat dimana seseorang ingin merasa sendiri ketika lelah dengan beban dunia yang dirasakan. Tak tahu juga harus berbuat apa dan bagaimana. Kadang hanya duduk diam saja menatap keluar jendela sambil memperhatikan lampu taman yang benderang atau memandang ke atas menyaksikan keajaiban Tuhan disetiap malamnya. Ditemani semilir angin yang berhembus pelan. Terkadang kau merasakan kedamaian saat sendiri, tapi tak bisa dipungkiri rasa sepi itu pasti menyapamu. 

Seperti aku yang selalu ingin menyendiri ketika hingar bingar dunia membuat telingaku merasa  tidak nyaman. Ketika rindu kepada seseorang menyesap perlahan dalam hati yang membuat sesak. Kadang tiap kali merasa sedih kita akan berusaha menutupi kesedihan itu. Ada saatnya kita tidak ingin menceritakan kesedihan kita kepada orang lain. Kita lebih memilih memendam sendiri rasa itu. Tetapi kita juga tidak boleh berlarut - larut dalam kesedihan yang tidak berujung bukan? Dan disinilah aku selalu berbagi kisahku, rasaku, atau apapun yang ingin aku tuangkan kedalamnya menemani kesendirian maupun kesepian. 

Kau tidak perlu bercerita kepada orang orang lain ketika kau tidak menginginkannya. Kau hanya perlu menulis apa saja yang kau rasakan. Tentang kesedihanmu, kebahagiaanmu, ataupun imajinasi yang sudah kau susun dalam otakmu. Ketika tulisanmu sudah selesai kau akan merasa lega atasnya. Lega karena telah berhasil memulihkan rasa sesakmu. Dan kau akan merasa sedikit lebih baik.

Mari kuperkenalkan semestaku pada kalian. Tempat aku berkeluh kesah. Tempat aku menuangkan rasa ketika dunia mulai tidak peduli terhadapku. Saat seseorang yang diinginkan kehadirannya terlalu sibuk dengan dunianya sendiri. Ini adalah semestaku yang tidak pernah meninggalkanku. Bahkan disaat - saat terpurukku. Semestaku tidak pernah membuatku merasa sepi.

Ini adalah semestaku. Tempat yang selalu aku kunjungi ketika merasa terlempar dari duniaku. Semestaku tidak pernah mengeluh, bahkan dia menyambutku dengan senyumannya yang paling lebar. Dia selalu menyediakan lembaran - lembaran kosong tempatku menggoreskan rasa suka dan dukaku. Membuatku selalu merasa lebih nyaman.

Tuhan menunjukkan kebahagiaan lain melalui semestaku ini, menguatkan ketika lemah. Memulihkan ketika rapuh. Aku sadar ketika rasa sedih perlahan merambat hanya rasa nyaman yang akan membuatku bertahan. Menopangku ketika hampir terjatuh. Selalu meyakinkan bahwa semuanya akan baik - baik saja.

Aku hanya ingin berbagi rasa kepadamu saat ketika ingin mengeluarkan berbagai hal yang masih tersimpan rapi dalam otakku. Bukankah lebih baik begini daripada merasa sendiri lalu tidak tahu apa yang harus dikerjakan? Aku bukanlah perangkai kata yang baik menjadi sebuah cerita yang mengagumkan. Aku hanya ingin menulis ketika rasa sepi itu menghampiri. Itu saja.


Tidak ada komentar: